Senin, 05 Desember 2016

Kumpulan Puisi

Hai guys, sebelum uas ini aku mau ngepost beberapa puisi karyaku. Iya mungkin gak seberapa bagus diksinya dari tiap kalimat karena masih dalam proses belajar. Kau tau kan tak ada proses yang menghianati hasil. Selamat membaca :)

ANGIN
Seberapa kencang kau berhembus.
Seberapa kencang kau bertiup.
Aku masih ingin disini.
Menunggumu.
Dengan ditemani secercah kenangan itu.

Aku masih ingin disini.
Berharap.
Apakah kau masih ingin bersamaku?

Entah mengapa.
Perasaanku bagai ditelan kabut.
Dan hembusan angin yang merangkulku perlahan.
Membawaku dalam keadaan yang dirundung ketidakpastian.
Ahh?
Mengapa aku seperti ini?


Geofany
Sby, 28 November 2016



DINGIN
Di pagi ini.
Mentari menyambutku dengan ramah.
Menghangatkanku dari suhu dingin yang menyelimuti tubuhku.
Serta nyanyian burung yang menghiburku sejenak.

Tapi mengapa?
Hangatnya mentari tak mampu meluluhkan hatimu.
Kau masih sama seperti yang dulu.
Bersikap dingin padaku.
Entah sampai kapan.

Ingin rasanya kulihat senyummu yang merekah dan kau tujukan itu padaku.
Tapi?
Ahh tidak mungkin.
Kau terlalu sempurna untukku.

Bagiku.
Kau hanyalah sebuah angan yang tak mungkin aku miliki.
Biarlah rasa ini kubendung dalam-dalam.
Cukup aku saja yang begitu.
Kamu jangan.
Sebab aku tak mampu melihatmu menderita karenaku.


Geofany
Sby, 10 November 2016




JARAK
Aku lelah dengan semua ini.
Jarak, ruang dan waktu yang kita lalui.
Tak bisa menguatkanku.
Katamu, jarak bukanlah sebuah penghalang.
Tapi nyatanya?
Jarak-lah yang menjauhkanku darimu.
Entah saat ini kau hanyalah sebuah angan kecil bagiku.

Lantas,
Mengapa rasa rindu ini masih menggebu di hatiku?
Dan berdebar di jantungku seakan kau masih peduli?



Geofany
Sby, 9 November 2016

0 komentar: