Hai guys, sebelum uas ini aku mau ngepost beberapa puisi karyaku. Iya mungkin gak seberapa bagus diksinya dari tiap kalimat karena masih dalam proses belajar. Kau tau kan tak ada proses yang menghianati hasil. Selamat membaca :)
ANGIN
Seberapa kencang kau
berhembus.
Seberapa kencang kau
bertiup.
Aku masih ingin disini.
Menunggumu.
Dengan ditemani
secercah kenangan itu.
Aku masih ingin disini.
Berharap.
Apakah kau masih ingin
bersamaku?
Entah mengapa.
Perasaanku bagai
ditelan kabut.
Dan hembusan angin yang
merangkulku perlahan.
Membawaku dalam keadaan
yang dirundung ketidakpastian.
Ahh?
Mengapa aku seperti
ini?
Geofany
Sby, 28 November 2016
DINGIN
Di pagi ini.
Mentari menyambutku
dengan ramah.
Menghangatkanku dari
suhu dingin yang menyelimuti tubuhku.
Serta nyanyian burung
yang menghiburku sejenak.
Tapi mengapa?
Hangatnya mentari tak
mampu meluluhkan hatimu.
Kau masih sama seperti
yang dulu.
Bersikap dingin padaku.
Entah sampai kapan.
Ingin rasanya kulihat
senyummu yang merekah dan kau tujukan itu padaku.
Tapi?
Ahh tidak mungkin.
Kau terlalu sempurna
untukku.
Bagiku.
Kau hanyalah sebuah
angan yang tak mungkin aku miliki.
Biarlah rasa ini kubendung
dalam-dalam.
Cukup aku saja yang
begitu.
Kamu jangan.
Sebab aku tak mampu
melihatmu menderita karenaku.
Geofany
Sby, 10 November 2016
JARAK
Aku lelah dengan semua
ini.
Jarak, ruang dan waktu
yang kita lalui.
Tak bisa menguatkanku.
Katamu, jarak bukanlah
sebuah penghalang.
Tapi nyatanya?
Jarak-lah yang
menjauhkanku darimu.
Entah saat ini kau
hanyalah sebuah angan kecil bagiku.
Lantas,
Mengapa rasa rindu ini
masih menggebu di hatiku?
Dan berdebar di
jantungku seakan kau masih peduli?
Geofany
Sby, 9 November 2016








0 komentar:
Posting Komentar